Kamis, 06 Februari 2014

sekilas Profil

Bismillahirahmanirrahim
Assalamulaikum....
Perkenalkan,, nama saya ISTIQAMAH..panggil saja saya isty atau ama.
saya di lahirkan di Segedong tepat tanggal yang paling di takuti yaitu  ''13'' di bulan november 1994..
saya anak ke 3 dari 6 bersaudara hasil buah kasih orang yang tersayang "Abbah dan Ummi" saya sekarang semester 4 di Universitas Islam Negeri alauddin Makassar jurusan pendidikan biologi fakultas tarbiyah dan keguruan,, watu SMA sya bersekolah di SMA Negeri Satu Segedong. saya bergabung di organisasi SIMBIOSIS ... simbiosis yang mengajarkkan saya untuk tetap mencintai alam..


Next ,, ciri ciri saya :D ,,,
yaaa,,, nornal seperti manusia manusia yang lain...
saya berkulit kuning langsat,,, putih enggak,, hitam juga enggak..
saya tidak terlalu tinggi,,, meski minum susu penambah tinggi badan,, saya tetap di bilang kurang tinggi dari teman teman di kampus dan di sekolah dulu,, kira kira ya 150 kali yaaa .. dan dulunya sihh,,, kurus,, tapi semenjak tinggal di makassar 2012 lalu berat saya bertam 7 kg pemmirsa.. ya kira kira berat banadan saya sekarang 47 gitu lahh.. ngak gendut gendut amat kan,,, hehehe

next sifat saya ... :D
emm,,,,, nornal lah,,,, walaupum kata orang anak ketiga itu biasanya kurang pintar..banyak bicara,, dan lain lain nya
saya sedikit cerewet memang,,, ramah,, cengeng dan tidak terlalu pintar

next keluarga
saya punya orang tua yang saya panggil dengan sebutan abbah dan ummi..
 pak mukmin dan ibu rohani,, begitu lah murit muritnya memanggilnya.. saya beruntung di lahirkan di keluarga yang sederhana ini,, saya punya  dua orang kakak perempuan ,, kakak pertama saya panggil saja dia nurul dan kakak kedua muja, kak pertama yang mengerti banget dengan kemauan saya dan kakak kudua yang suka marah marah namun tegas,mereka sangat suka apapun itu yang berbau KOREA...
saya punya adik tiga Ridha ainul Yaqin(inul) Muhammad Rafy Mubarak (apii) dan si bungsu Lailatul Istiana yang juga di panggil isti.. , mereka semua adik yang pintar..saya sayang mereka walaupun terkadang merekan sangat menjengkelkan..

next sahabat
saya punya banyak sahabat yang tak munkin saya sebut satu persatu namanya  :D merekasemua yang terbaik

next *****
yaaaa,,,, namanya juga remaja.. pasti punya masalah dengan namanya hati dan perasaan  <3
saya sudah punya pacar,,, inisialnya Dompala besar....seperti nama belangkang nya "besar" dan  dia memang besar.. tingginya kira kira 167 lah .. beratnya 70-75 keatas kykanya... dia laki laki yang baik,, yang selalu mengalah dan juga mengerti dengan keadaan saya.. sempat kurang percaya dengan hatinya... tapi waktu membuktikan segalanya
tak luput darike kasih hati....(lebay)..^_^ .. pasti punya juga yang namanya MANTAN kekasih.. cieeee cieee.... tidak perlu di bahasss karna mantan bukan untuk di ingat dan di kenang....

kaaaayakk nya cukup dehh perkenalannya...
salam lestariii begitu kata mahasiswa pendidikan biologi

Selasa, 04 Februari 2014

Dompala' 131013

Dulu aku selalu butuh waktu sendirian
Tak pernah terpikirkan aku membutuhkanmu saat aku menangis
Dan hari-hari terasa seperti saat aku sendiri
Dan kini semuanya telah berubah

Tak pernah kumerasa seperti ini sebelumnya
Segala yang kulakukan mengingatkanku padamu
Andai kau tau, aku tak pernah bisa mencampakkan rasaku padamu
Setiap kali aku mencoba, aku seperti melukai diriku sendiri

Bagiku kamu adalah sebuah kejutan yang selalu menghadirkan getar baru
Maafkan aku untuk kesedihanmu yang tak sengaja kutitipkan pada kerut wajahmu
Namun yakinlah rasaku terhadapmu sangatlah besar
Dan aku takkan pernah mau jauh dari sisimu dompala' kecil

Mimpi memilih sendiri bunganya
Seperti diriku memilihmu menjadi bunga tidurku
Aku tak ingin kehilangan jejakmu sedikitpun
Kala pagi datang, siang menjelang dan malam mengatup

Penjelajah

Aku bukan bulan yang mengurungmu kedinginan
Aku hujan yang mengganti bajumu dengan pelukan
Apa yang kutulis tidak lebih dari kata-kata tanpa makna
Andai tidak tumpah di jantungmu, lalu kau denyutkan seluruh hurufnya

Andai matahari kauberitahu indahnya malam
Barangkali ia akan datang melihat kita dan mengira sepasang bintang
Ku ingin terbang tinggi lalu duduk di atas awan
Untuk memandang matahari tenggelam bersama lukaku

Lelahku selalu terus mencari namun tak satupun yang mampu menghiburku
mencintai membuat kita seperti seorang penjelajah
Yang pada waktunya akan pulang kembali ke rumah
Tanpa mendapatkan hasil apapun dan hampa

Embun mengetuk pelupuk mataku, menjadi butirbutir air yang menggantung
Dan kau ialah kepedihan yang menetes pada kesunyian
Jangan membuatku bahagia jika hanya menyiksa batinmu
Aku tak ingin tertawa di atas sebuah luka yang kau rasakan